Srinthil 17: Jilbab, Komodifikasi, dan Pergulatan Identitas Islam

Deskripsi

HargaRp15,000

Jilbab rupanya bukan sekedar perkara kewajiban agama. Pakaian ini adalah jenis komoditas baru, dikonsumsi dan dijadikan fashion (gaya) bagi perempuan muslim di Indonesia saat ini.

Secara historis, jilbab yang sekarang ada dan digunakan oleh perempuan muslim senusantara baru muncul sekitara tahun 90an. Sebelumnya tidak dikenal, apalagi oleh negara Orde Baru, penggunaan jilbab dianggap sebagai simbol Islam Ekstrim, tidak sesuai dengan tradisi dan budaya perempuan di Indonesia. Dulu perempuan pesantren saja hanya mengenakan kebaya, longdress, dengan rambut kepala yang tidak perlu ditutup (berbeda dengan sekarang). Kenapa, perempuan muslim yang tidak suka mengenakannya dipersoalkan? Baca Jurnal/ Media Srinthil edisi 17 _2009. bisa dipesan sekarang juga.


Beranda | RSS 2.0 | Kategori: Desantara,Jurnal | Trackback | 0 Comments

Leave a Reply

 

Buku terbitan Desantara

  • Srinthil 16: Dilema Status Kewarganegaraan Perempuan Tionghoa Miskin

    Harga: Rp15,000

    Detail

  • Majalah Desantara Edisi 08/Tahun III/2003: Seks dan Masyarakat “Multitafsir”.

    Harga: Rp5,000

    Detail

  • Hadis-hadis Kebudayaan

    Harga: Rp12,000

    Detail

  • Srinthil 11: Perempuan dalam Layar Kaca

    Harga: Rp15,000

    Detail

  • Srinthil 10: Perempuan dan Komodifikasi Seksualitas

    Harga: Rp15,000

    Detail

  • Majalah Desantara Edisi 13/Tahun V/2005: Situs-situs Perlawanan

    Harga: Rp5,000

    Detail

 

 
Desantara Foundation
Komplek Depok Lama Alam Permai K3, Depok 16431 Jawa Barat Indonesia
Telp. +62 (0) 21 77201121 Faks. +61 (0) 21 77210247
Email.mail@desantara.or.id, Web. www.desantara.or.id